Sabtu, 09 April 2016

Belajar dari Ular yang Marah

     Baiklah, saya tidak tau ini menarik atau tidak, tapi bagi saya, ini perlu di catat. Ayah saya, yang sering saya panggil bapak, adalah seorang guru. Dulu, saya pernah menjadi muridnya di sekolah, saat saya duduk di Sekolah Menengah Atas, sampai saat ini saya tetap muridnya, di rumah :). Bapak adalah orang yang suka bercerita, saya menyadarinya jauhhhh dan sangat lama, ketika saya sudah menginjak dewasa, ketika saya sering gagal, jatuh, sakit hati, dan kecewa. Semua kata-katanya, saya dengarkan. Bapak, bukan seseorang yang perfect. He is not perfect, he is smoker. ya, dia perokok yang punya anak 3 di Bali dengan bumbu nyentana. Dan, kami bertiga menerima kondisi ini walaupun sering betengkar, kami semua menyayanginya. Cukup sudah cerita tentang bapak, mari kita ceritakan apa yang di ceritakan bapak. :D

     Singkat saja, saat itu saya lupa kita sedang mendiskusikan apa, tapi hal yang paling saya ingat tentang cerita ini. Cerita tentang pengerajin kayu dan ular. Dulu, ada seorang pengerajin kayu yang memiliki kebiasaan tidak merapikan barang-barangnya setelah bekerja. Suatu hari, datang seekor ular memasuki rumah tersebut. Secara tidak sengaja, ular melintasi gergaji. Ular merasa sangat marah ketika badannya di sakiti oleh gergaji. Karena merasa sangat marah, iya benar-benar melampiaskan kemarahannya pada gergaji. Iya melingkari gergaji tersebut dengan tubuhnya dan melilitnya dengan kuat. Semakin lama semakin kuat melilit gergaji tersebut, akhirnya ular mati karena kehabisan darah. Gergaji adalah benda mati yang diam, tapi ular berpikir bahwa gergajilah penyebab sakit yang iya rasakan saat melintas. Ular pun marah pada gergaji dan melilitnya dengan kuat seperti melilit manusia. Di akhir cerita, bapak mengingatkan saya bahwa marah, adalah kegiatan yang bisa saja menyakiti diri sendiri. Bapak mengingatkan bahwa ketika kita sedang marah, kendalikan amarah tersebut, sebelum kita mati karena marah tersebut menguasai pikiran kita.

Begitulah, semoga bisa menginspirasi.

Kamis, 07 Januari 2016

Mengasuh Bayi Umur 0-3 Bulan


Semangat pagi semua para ibu yang telah berhasil melahirkan buah hatinya, semangat pagi juga untuk pembaca dari semua steak holder. Kali ini saya akan membagikan informasi mengenai asuhan kepada “si kecil” yang baru berumur nol hingga tiga bulan. Memiliki buah hati merupakan dambaan setiap ibu. Ketika sudah dianugrahkan oleh Tuhan, maka para ibu pasti secara naluriah berusaha memberikan yang terbaik kepada “si kecil”. Kemudian timbulah banyak pertayaan, apakah boleh ini, apakah boleh itu, bagaimana dengan ini dan itu?

Bayi merupakan bagian dari kelompok anak yang masih belia, berumur nol sampai dengan sebelum berumur 12 bulan. Dalam mengasuh bayi, para ibu tidak boleh melupakan aspek-aspek penting yaitu kemampuan gerak kasar, kemampuan gerak halus, kemampuan bicara dan bahasa, kemampuan sosialisasi dan kemandirian. Aspek kemampuan gerak kasar adalah aspek yang berhubungan dengan kemampuan anak menggerakkan tubuhnya. Dimana gerakan tersebut melibatkan otot-otot besar. Contoh: kemampuan tengkurap, berguling, duduk, merangkak, berdiri, berjalan, berlari dan sebagainya. Aspek kemampuan gerak halus adalah aspek yang berhubungan dengan kemampuan anak melakukan gerakan yang melibatkan bagian-bagian tubuhnya dan dilakukan oleh otot-otot kecil. Kemampuan gerakan ini memerlukan koordinasi yang lebih teliti misalnya menjepit sesuatu, menyentuh dan memegang benda, dan sebagainya. Aspek kemampuan bicara dan bahasa adalah aspek yang berhubungan dengan kemampuan anak dalam memberi respon terhadap suara, perintah, pembicaraan orang, komunikasi antara satu individu dengan individu lain dan sebagainya. Aspek sosialisasi dan kemandirian adalah aspek yang berhubungan dengan kemampuan mandiri anak, berpisah dengan orang terdekat, bersosialisasi dan berinteraksi dengan lingkungannya dan sebagainya.

Secara garis besar, tahapan perkembangan anak umur 0-3 bulan yaitu
  1. mampu mengangkat kepala setinggi 450C
  2. mampu menggerakkan kepala dari kiri ke tengah atau dari kanan ke tengah
  3. melihat dan menatap wajah seseorang di depannya
  4. mengoceh spontan atau bereaksi dengan mengoceh
  5. suka tertawa dengan keras
  6. reaksi kejut apabila mendengar suara keras
  7. membalas tersenyum ketika di ajak bicara atau tersenyum
  8. mengenal ibu dengan pengelihatan, penciuman, pendengaran, dan kontak langsung.

Sebagai ibu yang baik dan pengasuh yang baik, memberikan stimulus atau rangsangan kepada bayi adalah komponen penting dalam mendukung tumbuh kembangnya, stimulasi dapat dilakukan sesuai umurnya dari empat aspek tersebut.

Bayi berumur nol hingga tiga bulan dapat diberikan stimulasi untuk mendukung kemampuan gerak kasarnya dengan cara melatih mengangkat kepalanya, berguling-guling, dan latihan menahan kepalanya tetap tegak. Hal itu dapat dilakukan dengan meletakkan bayi pada posisi telungkup, gerakkan sebuah mainan didepannya. Ibu dapat memilih mainan yang bisa bergerak atau mainan bersuara menyenangkan yang mampu menarik perhatian bayi di bantu dengan warnanya yang cerah. Cara lain yang bisa dilakukan adalah memposisikan bayi dengan posisi telungkup dan membuat suara-suara gembira didepan bayi. Kegiatan ini, diharapkan mampu membuat bayi perlahan-lahan belajar mengangkat kepalanya dan dadanya. Lakukan hal ini apabila bayi sudah dirasa siap, apabila bayi belum siap stimulasi yang bisa diberikan adalah dengan mendekatkan mainan ke wajahnya dan membawa mainan tersebut ke arah kanan dan kiri.

Latihan dan rangsangan untuk aspek kemampuan gerak halusnya dapat dilakukan dengan membantunya melihat, meraih, dan menendang mainan. Ibu bisa mengikat sebuah tali menyilang di tempat tidur bayi untuk menggantungkan mainan bayi di sana. Pilihlah mainan yang berwarna cerah, menimbulkan suara, dan mampu bergerak misalnya berputar. Pastikan tali tidak akan lepas dan aman dari jangkauan mulut bayi. Bayi diharapkan dapat merespon dengan melihat mainan tersebut, menendang, atau berusaha menggapainya. Latihan lain yang bisa dilakukan adalah dengan memperlihatkan mainan cerah atau wajah ibu secara dekat kepada “si kecil” hingga bayi tertarik kemudian arahkan mainan atau wajah ibu ke kanan dan ke kiri hingga bayi mau mengikutinya. Bayi juga dapat diajarkan untuk memegang benda. Dengan menyentuhkan mainan menarik ke punggung jari-jari bayi, secara perlahan bayi akan merespon dan berusaha memegang benda tersebut. Pastikan ibu memperhatikan bayi dengan seksama, sehingga bayi tidak menelan benda2 tersebut atau tersedak oleh karenanya. Ajak bayi juga untuk meraba mainan yang berbentuk, kemungkinan bayi akan memakan dan memainkan mainannya di mulut sehingga sangat penting menjaga kebersihan mainan bayi.

Stimulasi kemampuan bicara dan bahasa bagi bayi dapat dilakukan dengan cara mengajak bayi bicara sesering mungkin seperti saat memandikan, memakaikan baju, menyusui, di tempat tidur, dan sebagainya. Ibu juga dapat mengajak bayi meniru suara sesering mungkin. Apabila bayi sudah mampu berceloteh seperti “aaa”, “ii” “oho”. Tirukan suara tersebut di dekat “si bayi” sambil tersenyum. Bayi juga dapat dikenalkan dengan suara musik di radio atau TV. Bayi juga dapat dikenalkan dengan suara percakapan antara ayah dan ibunya dan perhatikan pula respon bayi. Kemungkinan matanya akan memandang orang yang berbicara.

Stimulasi kemampuan sosialisasi dan kemandiriannya dapat dilakukan dengan memberi rasa aman dan kasih sayang. Contohnya sesering mungkin memeluk dan membelai bayi, ajak bicara dengan suara yang lembut, tersenyum kepada bayi sambil menatap wajahnya. Akan ada moment dimana bayi tersenyum dan ibu wajib membalas senyuman tersebut untuk menambah rasa nyaman “si bayi” dalam lingkungan. Ajak bayi dengan cara menggendongnya berkeliling di sekitar rumah sambil menunjuk-nunjuk benda yang berwarna cerah. Tirukan ocehan dan wajah bayi, ayunkan bayi untuk menenangkannya dan nyanyikan nina bobo ketika jam tidur dengan nada lembut diikuti belaian lembut hingga bayi tertidur.

Setelah ibu sukses melakukan stimulasi tersebutibu dapat melakukan kunjungan ke tempat pelayanan kesehatan. Kunjungi bidan atau tenaga kesehatan untuk memperoleh informasi pemeriksaan bayi dan imunisasi. Untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan, dari segi nutrisi, berikan nutrisi yang sesuai untuk lambung atau perut bayi. Utamakan memberikan ASI saja hingga bayi berumur enam bulan. Ibu dapat meminta tenaga kesehatan melakukan skrining pada saat usia bayi tiga bulan dengan KPSP umur tiga bulan. Minta agar tenaga kesehatan melakukan hal tersebut dan mengukur lingkar kepala, panjang badan, dan berat bayi. Lakukan hal ini tiga bulan sekali hingga umur bayi dua tahun untuk mengetahui perkembangan dan pertumbuhan bayi. Selain penilaian KPSP, pengukuran berat badan, panjang badan, dan lingkar kepala, minta tenaga kesehatan melakukan tes daya dengar untuk bayi. Hal ini merupakan penilaian penting untuk bayi umur tiga bulan. Berikan pujian kepada bayi bila hasil memuaskan dan lanjutkan stimulasi sesuai umur.
Dari usia nol hingga lima tahun merupakan usia emas si anak dan para ibu sebaiknya memberikan semua yang terbaik sesuai usianya tanpa berlebihan. Pastikan bahwa “si kecil” dapat tumbuh dan berkembang secara optimal sehingga mampu memberi kontribusi yang baik bagi dunia. Sekian dari saya, semoga informasi ini dapat membantu semua orang dalam memberi asuhan kepada “si kecil” anugrah dari Tuhan.


Sumber:
Depkes RI. 2005.Pedoman Pelaksanaan Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak. 
Sumber Gambar:
http://www.bayi.web.id/seputar-bayi/permainan-bayi/permainan-menyenangkan-bagi-bayi-4-bulan

Sabtu, 28 November 2015

ASAM FOLAT UNTUK CALON IBU DAN CALON ANAK SEHAT


Asam folat biasanya sering diperbincangkan dikalangan atau lingkungan gizi pada ibu hamil dan menyusui. Berdasarkan hal tersebut dapat diasumsikan bahwa para ibu hamil dan ibu menyusui sebenarnya sangat memerlukan asam folat. Tulisan ini saya informasikan dan bagikan pada semua kalangan untuk menambah infomasi mengenai asam folat. Pembahasan mengenai asam folat sebaiknya diawali dengan pertanyaan apa itu asam folat?, apa fungsinya?, seberapa penting asam folat bagi perempuan?, dan bagaimana mendapatkannya?.
Asam folat adalah senyawa induk dari kumpulan senyawa yang disebut folat. Asam folat atau vitamin B9 adalah satu-satunya suplemen yang dianggap esensial untuk ibu hamil di Inggris karena asam folat dapat menurunkan angka kejadian Neural Tube Defek (NTD) sebesar 50-70%. Beberapa peneliti yang mendukung mengenai hal ini melalui penelitiannya yaitu Hibbard, Smithells, Laurence, Czeizel, dan Dudaz. Asam folat berhubungan dengan pembentukan sel-sel darah. Kebutuhan akan asam folat meningkat pada masa kehamilan dan masa menyusui. Asam folat juga merupakan unsur essensial untuk pembentukan timidin. Timidin sendiri merupakan komponen dari DNA. Terdapat informasi bahwa asam folat sebagai koenzim dalam sintesis pirimidin sehingga merupakan unsur penting dalam sintesa DNA. Informasi mengenai pentingnya asam folat dalam sintesa atau pembentukan DNA dapat dikaitkan dengan kehamilan trimester pertama.
Bagi kalian para remaja, atau calon ibu atau bahkan seorang ibu dan siapapun yang belum mengerti mengenai ulasan di atas, dapat saya perjelas dan ulang sekali lagi. Intinya, asam folat merupakan salah satu hal penting yang dibutuhkan saat sintesa DNA. Dimana hal ini terjadi pada saat kehamilan trimester pertama.
Kehamilan trimester pertama dimulai dari usia kehamilan nol sampai 14 minggu. Usia kehamilan dan usia janin memiliki selisih dua minggu dimana usia kehamilan dua minggu lebih awal dari usia janin karena dihitung dari hari pertama haid terakhir. Usia kehamilan empat minggu menandakan usia janin dua minggu. Pada trimester pertama terjadi perjalanan hasil pembuahan menuju tempat tertanamnya calon janin dan awal mula terbentuknya semua organ primintif atau organ awal. Pada masa ini juga masa yang rentan atau mudah dipengaruhi oleh efek eksternal yang dapat menyebabkan kelainan. Ibu hamil secepatnya mengetahui bahwa dirinya hamil pada usia janin dua minggu. Karena pembentukan organ dan implantasi atau penanaman memerlukan asam folat yang cukup maka sesegera mungkin ketika ibu mengetahui dirinya hamil. Ibu harus segera memenuhi atau mecukupi kebutuhan asam folat pada tubuhnya dan dilanjutkan hingga usia kehamilan 14 minggu. Ibu hamil dan ibu menyusui merupakan kelompok yang paling sering mengalami defisiensi asam folat. Kehamilan dan masa menyusui adalah masa dimana terjadi peningkatan kebutuhan asam folat. Apabila kebutuhan tidak terpenuhi,akan terjadi defisiensi asam folat. Defisiensi asam folat dikabarkan merupakan salah satu penyebab terjadinya NTD.
Tubuh manusia tidak dapat mensistesis struktur asam folat sehingga tubuh harus memperoleh dari makanan atau suplemen. Akan tetapi, Asam folat bersifat termolabil dan larut dalam air sehingga mudah rusak oleh karena proses memasak. Terdapat data yang menyebutkan bahwa asam folat dapat rusak sebanyak 30-90% dalam proses memasak. Karena kebutuhan dari asam folat sangat penting, maka pilihan untuk memenuhinya adalah dengan suplementasi. Mengonsumsi suplemen asam folat memberikan efek yang jelas.
Neural Tube Defek adalah kelainan yang disebabkan oleh kegagalan penutupan lempeng saraf. Penutupan lempeng saraf terjadi pada usia kehamilan tiga sampai empat minggu. Mengonsumsi asam folat selama masa kehamilan dari umur kehamilan nol sampai 14 minggu dapat menurunkan kejadian dari NTD. Akan tetapi, penyebab pasti dari NTD belum diketahui. Wanita hamil dan wanita menyusui dianjurkan mengonsumsi asam folat 400mg dalam satu hari untuk menurunkan angka kejadian dari NTD.
Informasi mengenai kepastian kehamilan positif atau negatif disadari pada ibu saat usia kehamilan 4 minggu atau ketika haid bulan berikutnya tidak datang. Berdasarkan hal tersebut, sangat bermanfaat apabila para ibu yang merencanakan kehamilan mengonsumsi asam folat dengan dosis satu kali 400mg dalam sehari. Suplementasi asam folat akan di simpan di dalam tubuh yakni salah satunya di hati yang dapat bertahan selama kurang lebih tiga bulan. Informasi yang jelas kepada ibu hamil dapat membantu ibu hamil dalam mempersiapkan kehamilannya.
Sumber makanan yang mengandum asam folat yaitu ragi, hati, ginjal, sayuran berwarna hijau, kembang kol, brokoli, susu, daging, dan ikan dapat dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui dengan proses memasak yang hati-hati sehingga bisa memperoleh efek kerusakan minimal yaitu sebesar 30%.
Kehamilan tidak selalu berjalan mulus walaupun kehamilan merupakan hal yang fisiologis. Terdapat beberapa ibu hamil yang memerlukan perhatian khusus seperti ibu hamil yang harus mengonsumsi obat-obatan. Obat-obatan ini harus dikonsumsi karena beberapa gangguan yang dimilikinya seperti ibu dengan penyakit kejang. Mengunsumsi asam folat juga dapat menyebabkan efek dari obat epilepsi berkurang. Hal ini ditandai dengan terdapatnya kasus ibu hamil yang mengalami kejang dengan pengobatan epilepsi aktif dan disertai asam folat.
Penyerapan asam folat tidak akan optimal bila dilakukan bersamaan dengan mengonsumsi obat seperti fenitoin, primidon, kontrasepsi oral, methotrexate, fenobarbital. Dan juga, orang-orang yang mengonsumsi obat-obatan diatas lebih cenderung mengalami defisiensi asam folat. Gangguan malabsorbsi atau gangguan penyerapan juga dapat menyebabkan kekurangan asam folat. Hal ini dapat saja terjadi pada orang yang mengalami gangguan pencernaan karena asam folat di serap di sepanjang usus halus. Pemberian obat kepada ibu hamil sering dianggap tidak perlu sehingga pemberian asam folat menjadi sedikit sulit. Hal ini yang menyebabkan asam folat juga di kenal sebagai Vitamin B9 di beberapa negara Eropa.
Saran yang dapat saya berikan kepada semua ibu yang merencanakan kehamilan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau bidan serta petugas gizi. Mengonsumsi asam folat menjadi hal yang penting dan urgent bagi ibu yang mempersiapkan kehamilan dan ibu hamil dengan usia kehamilan 0-14 minggu. Walaupun penyebab pasti dari NTD belum jelas, tetapi mengonsumsi asam folat dapat menurunkan kemungkinan terjadinya NTD.

Nah, itulah hal yang bisa saya bagi pada kalian semua, semoga isinya dapat bermanfaat. Kritik dan saran pada tulisan ini bisa penulis terima untuk meningkatkan kualitas diri penulis. Sekian dari penulis, salam bahagia untuk kita semua. Be good person, be god mom, be good parents J


Sumber:
Jordan, S. 2003. Farmakologi Kebidanan. Jakarta: EGC.
Coad, J dan Melvyn Dustalll. 2006. Anatomi dan Fisilogi untuk Bidan. Jakarta: EGC.

Senin, 06 Oktober 2014

GRADUATION

    Hari ini aku mau membagi cerita. Awalnya aku akan membicarakan tentang apa cita-citaku. Zzzzzz gak usah formal ya, sekarang waktunya gak formal deh. Sebenernya aku pengen jadi penulis, sayangnya aku pribadi yang perlu tutor tegas, garang tapi bener-bener membimbing. Sayangnya aku gak pernah menemukan, jadi aku asal belajar di sela-sela waktu yang membuat aku benar-benar merasa "bosan". Hasilnya ya abal-abal. Hahahaha.
    Apa sih alesannya aku pengen jadi penulis dan pendidik? Aku pengen banget jadi penulis dan pendidik, dengan jalan itu aku bisa bener-bener berguna bagi negara. Jadi pendidik artinya aku memiliki kewenangan untuk mendidik generasi penerus sejak dini. Jadi penulis itu membuat aku menjadi sosok yang memberi. Aku lebih senang bila ilmuku dapat dibagi, walaupun sekarang aku belum punya banyak yang bisa di share. keduanya merupakan cita-cita yang gak ada yang tau sebelum aku share disini. Karena aku gak pernah bilang.
    Aku lulusan perguruan tinggi diploma jurusan kebidanan. Ini bisa di bilang nyasaar ya. Karena aku gak nemu tutor, aku harusnya berusaha mencari di  universitas dengan fakultas sastra. Tapi gak aku lakuin.

    Jujur, aku milih bidan karena pikiran yang selalu berubah-rubah. Kelas 3 SMA aku gak tau harus lanjut kemana jadi aku ngikut-ngikut aja. Aku nyoba untuk melakukan tes di universitas-universitas. Ketika LULUS setelah melewati ujian-ujian galauaers anak SMA yang nyari PTN. Aku lulus di sebuah perguruan diploma jurusan kebidanan, universitas pendidikan keguruan di jurusan kimia dan universitas di fakultas kedokteran jurusan ilmu kesehatan masyarakat, Aku malah dengan tidak sengaja karena mengikuti arus, Aku terjatuh di pilihan bidan. Bidan itu prospeknya besar kalo aku sendiri yang membuatnya menjadi besar... Ya kan. Mulailah aku menerima segala derita saat menempuh perkuliahan. Tapi sebenarnya aku pengen banget jadi seorang guru yang bisa buka bimbel kecil-kecilan di rumah. Karena iming-iming bidan lebih baik KATANYA, ya udah aku menurut pada yang memberikan informasi tersebut. (gampang banget ya di hasut)

3 tahun waktu berlalu dengan segala macam tekanan, aku mulai belajar BAHWA TIDAK ADA PILIHAN YANG SALAH DIANTARA PILIHAN BAIK YANG ADA.

SETIAP KEPUTUSAN YANG AKU AMBIL, AKU HARUS SIAP DENGAN KONSEKUENSINYA

AKU TIDAK DAPAT MENYALAHKAN ORANG LAIN SAAT AKU MENGHADAPI KESULITAN DARI PERJALANAN KEPUTUSANKU KARENA ORANG LAIN HANYA PENASEHAT SEDANGKAN AKULAH YANG MENGAMBIL KEPUTUSAN

Akhirnya, aku lulus dengan nilai yang biasa aja di antara yang lain dengan perjuangan yang biasa aja. Berarti ini setimpal.

Aku belajar untuk tidak menyesal, mengucapkan terima kasih dan harus menerima bahwa setelah ini, jalanku menjadi lebih panjang lagi.

Tapi tidak menutup mata dan telinga,, banyak kebahagiaan yang aku dapatkan yang terselip di antara penderitaan tersebut.



Awal tahun pertama aku bertemu 57 orang yang unik dan memiliki ciri khasnya masing-masing. Kemudian salah satu diantara mereka menjadi saudara yang menggantikan saudara kandung karena kami semua tinggal di rumah orang lain, ASRAMA.


Menjadikan rumah orang lain sebagai rumah kita sendiri, melewati hari dengan saling peduli, bertengkar, memaafkan,  tertawa, bersedih, dan meratap serta mencoba berusaha. Semuanya telah dilalui. Kami menemukan hal lain dalam hal yang aku sebut penderitaan.

Tahun berlalu dan kami harus merelakan salah seorang pergi dari kami dan tak ingin kembali bersama. Kemudian bulan-bulan berikutnya kami harus merasakan kesedihan ketika saudara asrama kami harus mengalami kendala dalam studinya karena masalah yang harusnya dapat kami cegah bersama. Dan rasa syukur kami rasakan kembali ketika sahabat kami mampu memberanikan diri untuk kembali pada wadah ini dan mencoba meraih impiannya.


Ni Nyoman Triyani (Nini) memegang dompet : Saudara asuh yang dipertemukan diasrama.
Tanpa kita sadari semua, kita merupakan sekumpulan orang yang memang akan dipertemukan disuatu tempat dan kami benar-benar berkumpul dalam sebuah wadah pendidikan diploma III.

Puji syukur dan rasa takut kehilangan muncul bersamaan pada saat kami merayakan kelulusan kami bersama jurusan lain. Syukur kami panjatkan karena telah menyelesaikan pendidikan ini. Sedih karena besok, tidak akan sama seperti kemarin. Saat jam 10 malam kami masih berkeliaran di lorong asrama mencari sebuah tawa gurau karena sulit tidur, berubah menjadi diam di rumah hanya dengan segelintir orang (keluarga). Terbiasa dengan keramaian 50 orang lebih dan kembali merasakan suasana hidup bersama beberapa orang yang bisa dijumlah hanya sepuluh atau bahkan kurang.


DAN AKHIRNYA SAYA LULUS BERSAMA MEREKA YANG TERKASIH DAN HARUS BELAJAR LAGI MENERIMA KONSEKUENSI DARI KELULUSAN INI. INI ADALAH AWAL BARU LAGI SETELAH AKHIR DARI AWAL PERKULIAHAN

TERIMA KASIH KEMARIN SEKUMPULAN BIDADARI. I LOVE YOU MIDWIFERY XIV

Minggu, 10 Agustus 2014

ANALGESIA DAN ANESTHESIA

Hal yang harus diperhatikan dan disadari dalam memenuhi tuntutan dalam zaman modern (meminimalkan rasa nyeri ketika melahirkan) yaitu pasien yang diberikan anesthesi harus selalu diawasi oleh seorang dokter yang ahli dalam bidang anestesi. Perlu diketahui juga, anestesi dapat membahayakan bagi ibu dan anak saat proses persalinan walaupun sudah diberikan oleh seorang dokter yang ahli.
Usaha dalam mengurangi rasa sakit pada persalinan dapat dibagi menjadi dua yaitu analgesi dan anesthesia. Analgesi adalah usaha untuk mengurangi rasa nyeri dalam kala I dan permulaan persalinan kala II. Anesthesia adalah usaha mengurangi rasa nyeri pada persalinan menjelang bayi lahir.
Obat yang digunakan dalam mengurangi rasa nyeri persalinan harus memenuhi syarat seperti tidak membahayakan ibu, anak, dan tidak mempengaruhi his. Obat yang mempengaruhi his tentu akan mempengaruhi kemajuan persalinan.
Pemberian analgesi yang terlalu cepat atau sebelum waktunya dapat meyebabkan persalinan yang lama. Analgesia diberikan bila dilatasi servik lancar. Obat diberikan bila dilatasi servik 3 cm pada primigravida dan 4 cm pada multigravida.
Obat analgesia obstetric yang diberikan yaitu
a.       Inhalasi chloroform atau aether
b.      Morphine, Demerol, barbiturat
c.       Scopolamin
d.      Kombinasi antara salah satu obat dengan scopolamine
e.       Paracervical block
Obat anesthesia obstetric yang diberikan yaitu:
a.    Obat yang menghilangkan kesadaran yaitu inhalasi anesthesia (chlorosom, aether NO2, cvclopropan) atau anesthesia yang diberikan intravenosa seperti pentothal
b.     Obat-obat dan cara-cara yang tidak mengurangkan kesadaran seperti anesthesia spinal atau anesthesia infiltrasi

ANALGESIA
a.   Analgesia a la reine (analgesia bagi permaisuri). Pemberian inhalasi chloroform pada tiap his dapat mengurangi rasa nyeri. Aether dan N2O juga dapat digunakan.
b.      Morphine. Biasanya diberikan 10 mg secara subcutan dan diulang setiap 4 jam. bahaya dari penggunaan morfin adalah mengurangi his dan dapat menyebabkan asfiksia pada bayi bila diberikan 4 jam sebelum kelahiran bayi
c.    Demerol. Efek dari Demerol hamper sama dengan morfin karena menimbulkan analgesi. Demerol juga menyerupai atropine karena merupakan anti spasmodik.
d.      Barbiturat. Yang paling sering digunakan adalah nembutamol, pentobarbital sodium dan seconal sodium. Amytal sodium memiliki efek yang lebih lama.
e.     Scopalamin. Obat ini tidak meninggikan ambang nyeri, hanya berfungsi sebagai mengurangi ingatan dan menimbulkan amnesi. Obat ini tetap saja membuat orang yang menggunakan merasa nyeri dan sakit namun setelah tertidur kemudian terbangun, iya terlupa bahwa pernah merasakan sakit tersebut. Pasien yang diberikan scopalamin tidak boleh ditinggal sendirian karena efek lain dari obat tersebut adalah merasa gelisah, timbul halusinasi dan delirium ketika merasa nyeri. Scopalamin dapat mengurangi deperesi pernafasan yang disebabkan oleh morphin atau barbiturate. Scopalamin sering digunakan untuk mengkombinasikan.
ANESTHESIA
a.       Anesthesi inhalasi dengan aether N2O, cyclopropan, ethyelene.
Aether merupakan obat yang masih dikatakan aman. Aether dapat mengurangi kontraksi rahim sehingga digunakan saat kala II atau Seksio sesarea. Sedangkan N2O digunakan dalam kala II dengan perbandingan80% N2O dan 20 % O2. Cyclopropan mudah meledak, dapat digunakan pada kadar 3-5%, tidak mempengaruhi kontraksi. Obat ini dapat menyebabkan asfiksia pada janin.
b.      Anethesi intravenosa yang sering digunakan adalah penthotal sodium. Keuntungan pemakaiannya adalah tercapai dengan cepat efeknya, tidak mempengaruhi his dan pasien dapat mobilisasi dengan mudah. Kerugian dari pemakaian obat ini adalah sulit diberikan pada pasien yang gelisah, menyebabkan hypoksia pada anak saat 10 setelah pemberian tapi bayi belum lahir, kadang dapat menimbulkan laringospasmus. Laringospasmus dapat diatasi dengan pemberian atropine ayau scopolamine. Pentotal ini sering digunakan untuk forceps rendah yang tidak memakan waktu lama dan curetase.
c.     Anesthesia infiltrasi. Obat yang digunakan seperti procain, xylocain, methycain, dan lainnya. Kelemahan dari obat ini adalah tidak menyebabkan kematian pada anak, dan ibu, mudah diberikan, tidak mempengaruhi kontraksi rahim, sedikit memiliki pengaruh toksik. Infiltrasi hanya diberikan pada kala iI dengan 0.5-1% procain. Cara memberikannya adalah di daerah sekitar vulva dan periuneum untuk persalinan dengan jarum yang panjang. 300 cc sudah cukup dan untuk efek yang lebih lama tambah 1 tetes epinephrine setiap 10 cc. anesthesia ini digunakan pada saat Seksio Sesarea karena tidak mempengaruhi bayi.
d.   Anesthesi spinal. Anesthesia ini diberikan pada ruas pinggang ke IV dan V pada klien yang sedang duduk. + 1/10 cc liquor cerebrospinalis dikeluarkan dan diganti dengan obat anethesi. Klien boleh berbaring lagi setelah 30 detik. Anesthesia untuk seksio sesarea harus sampai ke pusat. Bahaya dari anesthesia spinal adalah tekanan darah mengalami penurunan. Keuntungan dari anesthesia spinal adalah tidak menurunkan his dan tidak mempengaruhi keadaan anak.
e.      Analgesi dan anesthesia caudal. Jarum suntiknya akan dimasukkan dalam hiatus sakralis sampai ke dalam ruangan caudal. Cara ini dapat menurunkan tensi namun dapat membuatdaerah pelvis mati rasa.


Sumber: Bagian Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran 

Sabtu, 05 Juli 2014

TRIAD KRR

sumber gambar: http://donsimply.com/wp-content/uploads/2013/05/remaja..........jpg

TRIAD KRR merupakan suatu hal yang perlu diketahui oleh remaja. TRIAD KRR merupakan tiga hal yang berkaitan mengenai seksualitas, NAPZA, dan HIV/AIDS. Seksualitas, NAPZA, dan HIV/AIDS merupakan ancaman bagi remaja. Penulis membaca mengenai latar belakang dari panduan pengelolaan Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja (PIK-KRR) tahun 2006 yang diterbitkan Direktorat Remaja dan Perlindungan Hak-Hak Reproduksi. Latar belakang tersebut memaparkan mengenai jumlah remaja yang ada di Indonesia. Jumlah remaja di Indonesia dengan umur 10-19 tahun mencapai 43 juta dari 220 juta penduduk. Satu juta remaja pria dan 200 ribu remaja wanita secara terbuka mengatakan pernah melakukan hubungan seksual.
Remaja merupakan bibit sebuah bangsa untuk meneruskan cita-cita bangsa dan memajukan negara. Remaja dapat disebut sebagai calon tumpuan negara di masa depan. Hubungan seksual di luar usia reproduksi memiliki resiko yang lebih besar dari pada umur reproduksi sehat. Hal ini telah dijelaskan juga pada pendewasaan usia perkawinan yang telah penulis sebarkan beberapa minggu lalu.
Seksualitas merupakan hal yang tabu bagi remaja awal apabila tidak dibekali dengan pendidikan seks usia dini. Pendidikan seks usia dini bukan merupakan cara mengajarkan melakukan hubungan seksual pada anak sedini mungkin. Pendidikan usia dini dapat diartikan memberikan informasi kepada anak-anak bahwa mereka memiliki beberapa bagian organ tubuh yang tidak boleh disentuh oleh siapapun bahkan lawan jenis. Organ tersebut adalah, mulut, dada, alat kelamin dan anus. Bekal pendidikan seks usia dini akan membantu anak-anak untuk lebih dewasa dan meningkatkan kemandirian mereka. Seks merupakan kebutuhan fisik bagi orang dewasa dengan ikatan yang sah yaitu perkawinan. Seorang remaja yang notabene masih menempuh dunia pendidikan diharapkan belum melakukan hubungan seksual untuk mencegah rusaknya masa depan. Pencegahan tersebut dapat dilakukan dengan Pendewasaan Usia Perkawinan atau PUP. Penulis juga memiliki harapan yang sangat besar bagi remaja untuk mendewasakan diri terlebih dahulu sebelum menempuh keluarga baru melalui perkawinan. Resiko yang dapat ditimbulkan apabila remaja melakukan hubungan seksual di luar nikah adalah infeksi menular seksual dan abortus provokatus. Komplikasi yang terjadi bila mengalami infeksi menular seksual adalah terjangkit penyakit menular seksual itu sendiri yang memiiki ragam yang banyak, kemandulan bahkan kematian. Komplikasi dari abortus provokatus adalah perdarahan, infeksi, dan kematian. Semakin meningkatnya jumlah remaja yang melakukan hubungan seks di luar nikah, semakin banyak remaja yang mengalami infeksi menular seksual, semakin banyak remaja yang mengalami penyakit menular seksual, semakin banyak remaja yang mengalami kemandulan, semakin banyak remaja yang mengalami kematian, semakin berkurangnya kesempatan Indonesia untuk menjadi lebih baik.
NAPZA yaitu Narkotika, Psikotropika, dan Zat Aditif. Narkotika dan psikotropika merupakan obat yang digunakan dokter untuk melakukan pembiusan saat melakukan operasi atau digunakan sebagai obat penghilang rasa sakit. Hal ini tentu saja dengan dosis tertentu. Penyalahgunaan obat ini dapat menyebabkan masalah bagi penggunanya. Narkotika merupakan obat yang memiliki zat adiktif, habitual, dan daya toleran yang tinggi sehingga orang yang mengunakan narkotika dapat menjadi ketagihan. Psikotropika merupakan obat-obatan yang digunakan oleh dokter dalam mengobati klien dengan gangguan jiwa. Zat aditif memiliki efek ketergantungan. Artinya, seseorang yang mengonsumsi obat dengan zat aditif akan menjadi sangat tergantung pada obat tersebut dan tidak bisa terlepas dari obat tersebut. Para remaja harus membaca banyak hal mengenai NAPZA untuk mengetahui BAHAYA dari NAPZA itu sendiri. Remaja yang mandiri dan mau maju serta sukses adalah remaja yang sehat tanpa narkoba. Pemakai narkotika bukan merupakan seorang yang mandiri melainkan seorang yang tergantung dan tak bisa hidup tanpa narkotika. Ketika dosis pemakaian NAPZA berlebihan, maka akan terjadi overdosis bahkan kematian. Semakin banyak remaja yang menggunakan NAPZA, semakin berkurang jumlah calon penerus yang produktif serta sehat, semakin hilang kesempatan Negara Indonesia menjadi negara maju.
HIV merupakan virus yang dapat mengakibatkan seseorang mengalami AIDS. HIV merupakan human immunodefisiensi virus. Virus ini menyerang CD4 sebagai sistem kekebalan tubuh. Virus ini akan mencetak diri dengan bergantung pada sel inangnya yaitu sel tubuh kita. Virus ini akan melakukan kesalahan dalam mencetak dan memperbanyak dirinya sehingga virus yang terbentuk tidak sama dengan virus asal. Virus yang telah memperbanyak diri ini akan menyerang CD4 lagi. CD4 akan membentuk anti virus ini agar dapat mengalahkan virus ini. Akan tetapi virus ini telah memperbanyak diri dengan wajah yang berbeda sehingga tidak dikenali. Hal ini berulang ulang terjadi sehingga banyak CD4 yang kalah. Dengan cara tersebut HIV merusak sistem kekebalan tubuh dan tubuh menjadi lemah. Semua virus yang ada di lingkungan sekitar akan dengan mudahnya masuk. Hal ini yang dapat mengantar seseorang yang terinveksi virus HIV mudah jatuh sakit dengan infeksi virus seperti TBC dan infeksi lainnya. Inveksi HIV dapat menular melalui tranfusi darah dengan orang yang terinfeksi, hubungan seksual yang tidak aman dengan orang yang terinfeksi HIV dan penggunaan jarum suntik yang bersamaan. Orang yang terinveksi virus HIV akan terlihat sehat pada awal infeksi. Dalam jangka waktu 5-10 tahun, virus ini akan berhasil melemahkan sistem pertahanan tubuh dan menyebabkan serangan penyakit dan mengantarkan seseorang menuju AIDS. Jika AIDS sudah pada grade IV, kematian merupakan hal yang sulit dihindari.
Maka para remaja pintar yang merupakan generasi penerus bangsa, jauhkan diri dari seksualitas tanpa batas, NAPZA dan HIV/AIDS. Remaja Sehat, Remaja Indonesia.


Jumat, 27 Juni 2014

Pendidik dan Konselor Sebaya

Hola, disini saya menulis seolah sedang berbicara. Nama saya Ni Nyoman Trioka Rtamagustini. Look my profile :). Saya akan menceritakan pengalaman saya dalam sebuah pelatihan.
Saya ikut pelatihan tentang pendidik dan konselor sebaya, di gedung Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan di Kota Denpasar. Saya belajar mengenai banyak hal dalam gedung pelatihan tersebut. Banyak hal yang saya suka dalam pelatihan tersebut. Beberapa dari bahan ajar pelatihan sudah saya pahami.
Pertama-tama saya akan menceritakan mengenai Pendewasaan Usia Perkawinan. Pendewasaan Usia. Pendewasaan artinya membuat menjadi dewasa. Usia perkawinan adalah umur dalam melakukan perkawinan. Singkat cerita agar tidak terlalu memberikan kata buaian, pendewasaan usia perkawinan adalah cara membuat perkawinan ditunda hingga umur yang sesuai yaitu 20 tahun bagi wanita dan 25 tahun bagi pria. Apabila seseorang menikah pada usia 15 tahun, diupayakan untuk menunda kehamilan hingga usia 20 tahun. Caranya gunakan alat kontrasepsi (hubungi bidan atau dokter terdekat :)). Upaya tersebut juga dapat dikatakan sebagai pendewasaan usia perkawinan.
Mengapa harus ada pendewasaan usia perkawinan dan menikah di umur 20 tahun bagi wanita serta 25 tahun bagi pria?
J Saya sangat senang bila ada yang memiliki pertanyaan tersebut dalam pikiran masing-masing pembaca.
Saya akan memberikan informasi bahwa banyak sekali kejadian kehamilan yang tidak diinginkan oleh karena hubungan seksual rutin yang telah dilakukan remaja. Banyak anak lahir dengan kondisi ibu yang belum siap melakukan pengasuhan anak. Dampak berkepanjangan yang diperoleh bagi negara adalah negara yang tidak maju karena lahirnya generasi penerus yang tidak mendapatkan asah, asih, dan asuh yang sesuai.
Pendewasaan usia perkawinan sangat penting diketahui. Persiapan dalam menempuh perkawinan adalah kesiapan fisik, mental, emosional, sosial ekonomi, pendidikan dan spiritual. Modal tersebut harus dimiliki oleh calon keluarga yang menuju perkawinan.
Organ reproduksi wanita telah siap menerima hasil pembuahan pada umur 20 tahun. Terdapat banyak sekali kasus dengan kehamilan umur di bawah 20 tahun. Kasus yang dapat terjadi pada kehamilan di bawah 20 tahun adalah keguguran, perdarahan kehamilan, preeklamsi, eklamsi, bayi lahir dengan kondisi belum sempurna, cacat, atau berat lahir rendah.
Saya akan membahas satu persatu mengapa hal tersebut dapat terjadi. Perempuan dapat mengalami haid pertama kali (disebut menarche pada ilmu kebidanan dan kandungan) pada usia 11-18 tahun. Kondisi hormon pada usia di bawah umur 20 tahun masih fluktuatif dalam artian belum seimbang. Haid untuk pertama kalinya menandakan bahwa telur seorang perempuan dapat dibuahi. Mimpi basah berarti seorang laki-laki sudah dapat menghasilkan sperma yang dapat membuahi sel telur. Perempuan akan memiliki siklus menstruasi dan siklus ovulasi. Ketika sperma datang saat ovulasi terjadi, maka kemungkinan terjadinya kehamilan sangat besar. Apabila remaja melakukan hubungan seksual pada waktu yang tepat, maka kehamilan tidak dapat dihindari. Kebanyakan para wanita tidak mengetahui siklus dan ciri-ciri dirinya sedang ovulasi. Hal ini sangat berbahaya bagi seorang perempuan. Perempuan masih dalam usia pertumbuhan dan perkembangan saat umur 11 tahun hingga 18 tahun. Apabila terdapat kehamilan pada usia tersebut, pertumbuhan dari remaja dan anak akan terganggu dan tidak optimal. Hal ini dapat memicu keguguran. Hubungan seksual usia dini juga dapat meningkatkan kemungkinan kanker servik atau umumnya disebut kanker mulut rahim. Usia remaja yang masih dalam pertumbuhan dan perkembangana memiliki organ reproduksi yang belum siap sepenuhnya. Paparan kuman yang terjadi ketika hubungan seksual membuat wanita mengalami kanker servik lebih cepat.
Mengapa dapat mengalami perdarahan. Kehamilan merupakan hal yang fisiologis atau normal, tetapi bukan untuk anak yang sedang tumbuh kembang seperti remaja. Anak remaja masih memerlukan nutrisi yang cukup bagi dirinya sendiri. Ketika hamil, nutrisi tersebut harus dibagi kepada buah kehamilan. Kekurangan nutrisi dan energi akan terjadi. Hal ini dapat menyebabkan anemia, perdarahan dan bayi lahir dengan cacat atau berat lahir rendah.
Banyak hal yang menjadi alasan mengapa lebih baik menikah di umur tepat. Pada usia 20 tahun, hormon mulai stabil, organ reproduksi telah siap menerima kehamilan. Komplikasi kehamilan mungkin terjadi juga pada umur 20 tahun, tetapi dengan presentase lebih kecil. Karena sejatinya kehamilan merupakan kondisi normal namun dalam perjalanan kedepan dapat berbahaya apabila tidak mendapatkan pengarahan dan asuhan.
Kehamilan di luar nikah dapat menyebabkan perkawinan usia dini yang terpaksa. Menikah pada usia dengan kondisi belum bekerja dapat membuat kehidupan semakin sulit. Karena modal dalam perkawinan sangatlah kompleks, pendewasaan usia perkawinan mejadi sangat penting bagi remaja.
Remaja yang saya sayangi. Saya telah melalui usia 12 tahun hingga 20 tahun saya dalam dunia sekolah dan sosial. Saya mengerti apa itu mencintai dan dicintai, tetapi mencintai dan dicintai oleh orang tua dan kepada orang tua merupakan hal paling super penting yang harus saya perhatikan. Saya dilahirkan kedunia dengan penuh perjuangan, orang tua saya mendidik saya dengan pendidikan yang layak. Akankah saya balas budi tulus mereka dengan kehamilan yang tidak diinginkan bersama calon suami atau ayah tak berpenghasilan?. Pikirkanlah sebelum melakukan sesuatu.
Saya tidak hanya berbicara pada seseorang yang belum pernah melakukan hubungan seksual. Saya juga berbicara pada remaja yang telah melakukan hubungan seksual. Saya tidak mau mengatakan kamu salah dan saya benar. Hal yang paling penting sekarang adalah kembalilah menuju jalan yang lebih baik. hidupmu ada ditanganmu. Banyak sekali pilihan yang diberikan oleh Tuhan. Saya yakin jalan yang baik adalah pilihan yang baik.
Ayo .. kita lebih dekatkan diri pada Tuhan, orang tua sebagai anugrah Tuhan, ilmu pengetahuan dan studi. Fokuskan pikiran kalian. Seorang remaja adalah seorang pelajar. Belajarlah. Cinta yang kalian harus miliki pada usia ini adalah cinta orang tua. Buatlah mereka bangga melahirkan kamu. J
Saya yakin sekali, usia 6 tahun hingga 25 tahun bagi seorang laki-laki dan perempuan adalah momen yang berharga untuk mempelajari ilmu pengetahuan dan mencintai orang tua serta Tuhan.

KETIKA GODAAN REMAJA DATANG, MELAKUKAN HUBUNGAN SEKSUAL

ATAU MENGGUNAKAN NARKOBA DATANG DI HADAPANMU,

KATAKANLAH SAYA MENCINTAI ORANG TUA SAYA

SAYA INGIN MEMBAHAGIAKAN MEREKA

MEREKA SEGALA-GALANYA BAGI SAYA

DAN

SAYA SEGALA-GALANYA BAGI MEREKA

Tidak peduli seberapa kamu dihina atau dikatakan tidak gaul atau katrok. Saya yakin Gaul layak disebut kepada seseorang dengan pendidikan dan kepribadian baik. J

Fighting teenagers. J

ini foto bersama waktu saya ikut pelatihan di Gedung BADAN KB DAN PP KOTA DENPASAR.